Langsung ke konten utama

Gejala Hepatitis Pada Anak dan Cara Penanganannya

Hampir semua orang tau pasti ingin jika anaknya tubuh dengan sehat. Namun kemungkinan tertular beberapa penyakit juga ada, termasuk dengan penyakit hepatitis A. Salah satu cara paling baik untuk mencegah penyakit ini pada bayi adalah dengan vaksin hepatitis. Sebagai orang tua Anda juga wajib atau gejala hepatitis pada anak dan cara penanganannya. Berikut penjelasan singkatnya!

Gejala Hepatitis Pada Anak dan Cara Penanganannya


1. Mengenal Hepatitis A
Sebelum mengenal gejala dari hepatitis pada anak sebaik pelajari apa itu penyakit Hepatitis A. Hepatitis A sendiri merupakan jenis penyakit yang kerap dijumpai pada usia anak. Hepatitis A adalah penyakit menyerang organ bagian hati dan disebabkan karena adanya infeksi virus.

Masa inkubasi virus pada hepatitis A, dari awal masuk virus sampai menimbulkan gejala penyakit akan memakan waktu kira-kira 28 hari. Pada umumnya imunitas pada anak bisa melawan virus hepatitis A. Namun jika pertahanan tubuh sedang dalam keadaan lemah maka kemungkinan juga bisa menyebabkan kejang atau kesadaran menurun.

2. Penyebab Hepatitis A
Virus hepatitis A akan menyebar lewat makanan maupun minuman yang sudah terkontaminasi oleh tinja penderita yang mengidap hepatitis A. Virus ini kerap terjadi di balita usia 2 tahun bahkan juga lebih,

Pasalnya pada usia ini buah hati atau Si Kecil sudah mulai bersosialisasi serta mencoba jajan asal. Dengan begitu virus hepatitis A jadi lebih mudah menyerang. Selain itu, sanitasi dari lingkungan, terutama toilet perlu Anda jaga. Kenapa? Sebab virus ini termasuk pada genus hepatovirus yang mana penyebarannya bisa lewat tinja penderita.

3. Gejala
Gejala awal akan muncul pada anak yang terjangkit virus hepatitis A seperti demam, mual, muntah, nyeri di bagian sendi dan otot, sakit di bagian perut kanan atas, dan disertai dengan diare. Tetapi jika organ hati sudah terserang, beberapa gejala lain juga akan ikut serta muncul misalnya urine berwarna gelap.

Gejala hepatitis pada anak yang lainnya adalah tinja berwarna pucat, mata maupun kulit tampak kuning. Sebenarnya gejala satu ini bukan dampak secara langsung dari virus hepatitis A, namun akibat respons dari imunitas tubuh anak yang mana sedang bekerja untuk melawan virus tersebut.

4. Cara Mengobati
Umumnya kekebalan tubuh pada anak memang melenyapkan virus secara sendirinya, sehingga tidak terdapat obat khusus yang akan membasmi virus ini. Pengobatan yang diberikan ditujukan sebagai cara untuk meredakan gejala yang mana muncul akibat virus, misalnya pereda gatal, mual, serta muntah sesuai pada dosisnya.

Tingkatkan imun tubuh pada si kecil dengan memperbanyak istirahat serta konsumsi makanan bergizi agar bisa mempercepat penyembuhan. Sedangkan sebagai pencegahan, berikan vaksinasi serta biasakan buah hati untuk cuci tangan. Selain itu juga jangan mengonsumsi makanan mentah.

Kemungkinan bisa terjadi, bukan hanya pada orang dewasa. Pada usia anak-anak gejala hepatitis pada anak juga bisa datang. Di atas adalah penjelasan singkat dari hepatitis A yang biasanya menyerang usia anak-anak. Dengan begitu Anda juga bisa lebih semangat dalam mengajarkan anak untuk hidup sehat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Jenis Bahan Jersey yang Cocok untuk Custom Jersey Futsal

Yuk Pilih Rumah Idaman Minimalis yang Anda Inginkan!

Memilih tempat tinggal memang gampang-gampang susah. Perlu berbagai pertimbangan dalam memilihnya. Inginnya sih tentu saja mempunyai rumah idaman minimalis yang pas agar dapat ditinggali, ya? Keinginan seluruh orang tentu saja begitu.


Banyak perusahaan properti yang menawarkan tempat tinggal yang minimalis yang bisa ditempati untuk satu keluarga. Kita sebagai konsumen mesti jeli dan teliti memilihnya. Jangan salah beli nanti menyesal dikemudian hari.

Berikut 5 tips memilih rumah idaman minimalis untuk tempat tinggal Anda :

1. Lokasi Strategis
Memiliki rumah tentunya sangat ingin berada di tempat yang dekat dengan semua tempat ya. Dekat dengan sekolah, dekat dengan mall, dekat dengan pasar dan dekat dengan lokasi Anda bekerja. Itu adalah hal yang wajar sebab siapapun mengharapkan itu.

Memilih rumah idaman minimalis memang butuh mempertimbangkan hal seperti lokasi. Lokasi yang strategis mempermudah kita melakukan mobilisasi. Sekiranya yang membutuhkan waktu singkat menuju lokasi yang An…

Diagnosis Trypophobia dan Penanganan Tepat pada Gejalanya

Trypophobia menimbulkan reaksi ketakutan atau kecemasan sebagai pertahanan diri otomatis agar pengidapnya tidak mengalami hal-hal tersebut. Fobia ini merespons kumpulan lubang-lubang kecil atau berongga yang bisa menyebabkan timbulnya rasa jijik atau geli, bahkan panik berlebihan. Otak pengidapnya memang mengasosiasikan lubang-lubang ini dengan bahaya. Umumnya, penderita menganggap visualisasi atau kondisi nyata lubang-lubang kecil tersebut sebagai benda berbahaya.

Gejala yang Dialami Penderita Trypophobia


Diagnosis trypophobia yang menjadi dasar penanganan fobia ini diperoleh dari pemeriksaan medis dan psikis terhadap penderita. Sebelum mengambil tindakan pemeriksaan untuk mendiagnosis fobia yang dialami, tentu pengidapnya akan menyadari terlebih dahulu gejala-gejala yang dialaminya. Dengan merasakan dan menyadari adanya gejala tersebut, barulah seseorang akan memeriksakan kondisi dirinya.

Dalam kasus trypophobia, terdapat berbagai gejala umum bahkan sampai ciri-ciri komplikasi yang b…